Teknik Pegangan Penuh
Pegang tongkat dengan kuat menggunakan kelima jari, dengan ibu jari menekan jari telunjuk atau jari tengah.
Selama latihan, pegang tongkat dan lakukan gerakan sederhana ke atas-dan-bawah dan kiri-dan-kanan untuk merasakan kontak antara telapak tangan dan tongkat, yang secara bertahap meningkatkan kekuatan dan stabilitas genggaman. Hal ini dapat dikombinasikan dengan sikap-sikap seperti sikap membungkuk dan sikap kuda untuk latihan awal gerakan seperti memotong dan menusuk, mengalami perubahan cengkeraman selama penerapan kekuatan.
Teknik Pegangan Spiral
Kelima jari dengan longgar melingkari tongkat seperti spiral, menjaga pergelangan tangan tetap fleksibel.
Lakukan rotasi dan gerakan cepat dengan tongkat, misalnya melakukan gerakan angka-delapan di kedua sisi tubuh, untuk melatih kelenturan pergelangan tangan dan kontrol tongkat.
Saat berlatih, tingkatkan kecepatan secara bertahap, namun tetap memperhatikan kontinuitas dan koordinasi gerakan.
Teknik Pegangan Yin-Yang
Tangan yang satu telapak menghadap ke atas (pegangan Yang), dan tangan lainnya telapak menghadap ke bawah (pegangan Yin), dengan ibu jari saling berhadapan.
Tangan depan (lebih dekat ke ujung tongkat) adalah pegangan Yang, yang mengontrol arah dan kekuatan; tangan belakang (lebih dekat ke pegangan tongkat) adalah pegangan Yin, memberikan dukungan dan mengendalikan penerapan gaya dan variasi.
Latih teknik tongkat seperti memotong dan menyapu dengan bergantian genggaman antara tangan kiri dan kanan, rasakan perbedaan penerapan gaya dan kontrol gerakan dengan genggaman yang berbeda.
Posisi Busur:Kaki depan ditekuk, kaki belakang diluruskan, lutut lurus, dan jari-jari kaki mengarah ke depan. Selama latihan, mulailah dengan sikap membungkuk statis untuk merasakan distribusi berat badan dan dukungan pada kaki. Kemudian dipadukan dengan teknik tongkat seperti menyodorkan dan memotong, melatih sikap membungkuk dinamis, memperhatikan koordinasi dan kelancaran gerakan, serta koordinasi antara tongkat dan badan.
Sikap Kuda:Kaki dibentangkan, dan lutut ditekuk dalam posisi setengah{0}}jongkok, seperti sedang menunggang kuda. Latihan kuda-kuda dalam waktu lama akan memperkuat otot-otot kaki dan menurunkan kestabilan tubuh. Sambil memegang tongkat, latih gerakan-gerakan seperti pukulan horizontal dan teknik memegang tongkat-saat dalam posisi kuda-kuda, pahami peran pendukung dari sikap tersebut dalam adu tongkat.
Sikap Kosong:Satu kaki ditekuk di lutut untuk menopang, dan kaki lainnya menyentuh tanah dengan jari kaki. Saat berlatih, mulailah dengan sikap kosong statis untuk merasakan keseimbangan tubuh dan perpindahan beban. Kemudian dipadukan dengan teknik tongkat seperti postur bertahan dan gerakan transisi, melatih sikap kosong yang dinamis, memperhatikan ringan dan kelincahan gerakan.
Posisi Berjongkok:Satu kaki ditekuk sepenuhnya, dan kaki lainnya diluruskan hingga rata di tanah. Latihan posisi berjongkok meningkatkan kelenturan dan kekuatan kaki. Memegang tongkat, latihlah gerakan-gerakan seperti menyapu dan mengangkat tongkat dengan posisi berjongkok, perhatikan lintasan tongkat dan koordinasi tubuh.
Sikap Istirahat:Kedua kaki disilangkan dan ditekuk sepenuhnya pada bagian lutut. Saat berlatih, mulailah dengan sikap istirahat statis untuk merasakan keadaan tubuh rileks dan siap. Kemudian kombinasikan dengan teknik tongkat seperti gerakan bertahan dan-menghasilkan kekuatan, melatih sikap istirahat yang dinamis, memperhatikan kelancaran dan ritme gerakan.









Tag populer: metode pelatihan tongkat seni bela diri, produsen, pemasok, pabrik metode pelatihan tongkat seni bela diri Cina, tongkat pencak silat, Tongkat kayu seni bela diri













