Berusia 5 tahun ke atas
1. Biarkan anak melompat bebas di atas trampolin, atau melompat di atas trampolin dengan kedua tangan memegang bola, atau bermain lempar dan tangkap bersama orang tua;
2. Biarkan anak melompat ke atas trampolin sambil melempar bola ke dalam keranjang yang telah ditentukan;
3. Gantungkan balon di atas trampolin dan biarkan anak mencapai sasaran setiap kali ia melompat.
Anda juga bisa menggantungkan keranjang jaring di atas trampolin dan membiarkan anak melempar bola ke jaring saat melompat.
Permainan semacam ini dapat membantu anak-anak menggunakan indera vestibular untuk menilai ruang visual di-udara, sehingga meningkatkan koordinasi tangan-mata;
4. Biarkan dua anak saling berhadapan, bergandengan tangan di atas trampolin, atau melompat bersama dengan hula hoop kecil, sehingga melatih kemampuan anak dalam mengoordinasikan gerakan dengan orang lain, dan meningkatkan stabilitas penglihatan dengan saling menatap mata saat melompat.
Perhatian!
Orang tua sebaiknya tidak memaksa anak untuk berolahraga dan memperbanyak aktivitas.
Intensitas olahraga yang terlalu tinggi akan menambah beban sendi anak dan menghambat sekresi hormon pertumbuhan.
Jika orang tua hanya membiarkan anaknya melakukan satu kali olahraga, efeknya tidak besar.
Olah raga seluruh tubuh-dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak dengan lebih baik.
Menurut rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia, anak usia 3-5 tahun sebaiknya berolahraga minimal 3 jam setiap hari, dan anak serta remaja usia 6-17 tahun memerlukan minimal 60 menit latihan aerobik intensitas sedang hingga tinggi setiap hari.









Tag populer: pelatihan trampolin, produsen, pemasok, pabrik pelatihan trampolin Cina, Trampolin Anak-anak, Trampolin Berwarna-warni, Di tanah trampolin, Trampolin Anak, Trampolin Mini, trampolin universal













