Pertama, sesuaikan ketinggian rak jongkok kita.
Untuk alasan keamanan, posisi rak jongkok sebaiknya rendah daripada tinggi untuk mengurangi risiko saat meninggalkan bar.
Jika berat jongkok relatif besar, maka ketinggian palang pelindung kita juga harus disesuaikan terlebih dahulu.
Saat memasuki bar, pertama-tama temukan pegangan yang cocok dan simetris dengan kedua tangan, tekan barbel ke otot trapezius kita, perbaiki posisinya, lalu putar kepala ke kiri dan ke kanan untuk memeriksa apakah sudah simetris.
Saat ini, posisi kaki harus tepat di bawah barbel kita.
Berdiri secara alami dengan lutut dan pinggul ditekuk, dorong barbel ke atas, dan mundur ke posisi jongkok.
Pada saat ini, kaki selebar-atau sedikit lebih lebar dari lebar bahu, jari-jari kaki secara alami mengarah ke luar, menjaga inti tubuh tetap kencang, dan mengangkat dada secara alami.
Tekuk lutut dan pinggul lalu jongkok ke posisi yang sesuai, lalu dorong tanah dengan kaki, dan aktifkan tenaga untuk kembali ke posisi berdiri.
Selama proses jongkok, turunkan napas. Jongkok dan buang napas.
Saat kembali ke bar, pastikan bar berada di rak barbel kita sebelum menurunkan gaya.
Pilih beban yang tepat, lakukan 10-15 repetisi dalam satu set, dan selesaikan 3-5 set
Barbell squat merupakan latihan yang sangat baik untuk perkembangan otot pinggul dan kaki, namun juga memiliki risiko tertentu.
Jadi sebaiknya kita memilih beban yang tepat untuk meningkatkan kualitas latihan semaksimal mungkin, dan jangan mengejar beban berat secara membabi buta.









Tag populer: barbel besi, produsen, pemasok, pabrik barbel besi Cina, barbel universal













