1. Lakukan pemanasan sebelum naik treadmill.
Anda harus melakukan{0}}latihan pemanasan sebelum naik ke treadmill.
Jika tidak, akan mudah menyebabkan ketegangan pada otot paha dan betis.
Menekan kaki, jongkok, meregangkan otot, melenturkan dan memanjangkan sendi, dll dapat meningkatkan suhu otot dan membuat otot menjadi lebih lembut.
Setelah menggunakan treadmill, Anda harus memulai dengan pemanasan-dinamis seperti berjalan lambat dan joging, dan secara bertahap meningkatkan jumlah olahraganya.
Proses ini biasanya berlangsung selama 10 hingga 15 menit.
Selain itu, sebaiknya Anda juga mengurangi kecepatan secara bertahap saat turun dari treadmill agar tidak pusing dan terjatuh.
2. Jangan mengatur kecepatan terlalu cepat
Pertama-tama, saat menggunakan treadmill, Anda harus memahami batasan latihan Anda sendiri.
Jika kekuatan fisik Anda tidak dapat mengimbangi, dan kecepatan yang disetel terlalu cepat, Anda akan mudah terjatuh.
3. Jumlah olahraga harus sesuai.
Waktu dan intensitas latihan di treadmill sebaiknya ditentukan sesuai dengan tujuan latihan.
Jika tujuannya adalah untuk menurunkan berat badan, waktu latihan tidak boleh terlalu pendek atau terlalu lama. 40 menit adalah hal yang tepat, jika tidak maka akan mudah menguras kekuatan fisik Anda secara berlebihan.
4. Pastikan untuk menahan perut, mengangkat dada tinggi-tinggi, dan mengencangkan otot pinggang dan punggung
Penting juga untuk mengingatkan Anda bahwa lari merupakan latihan aerobik yang melibatkan seluruh tubuh.
Jika Anda membungkukkan punggung atau memegang setang saat berlari, hal ini tidak hanya akan gagal mencapai efek yang diinginkan, tetapi juga akan meningkatkan tekanan pada tulang belakang lumbal.
Oleh karena itu, saat berolahraga di treadmill, Anda harus menahan perut, mengangkat dada tetap tinggi, dan mengencangkan otot pinggang dan punggung.








Tag populer: treadmill ungu, produsen, pemasok, pabrik treadmill ungu Cina, Treadmill melengkung, Treadmill anjing, pekerjaan yg membosankan













